Senin, 04 Agustus 2008

50 Liter untuk 1000 Kilometer





Toyota corolla (newaltis-club.com)
Toronto-Seberapa jauh jarak yang bisa ditempuh dengan 50 liter bensin? Untuk Toyota Corolla, itu artinya bisa mengantarkan anda hingga 1.017 km atau sama dengan menjelajah pulau Jawa dari ujung ke ujung. Pesaing terdekatnya menempuh 947 km atau 70 km di belakang Corolla.
Hal itu terungkap dari event 2008 CanadianDriver 50-Litre Challenge yang diselenggarakan majalah online Canadian Driver bersama program televisi Motoring 2008. Uji jalan in melibatkan 13 model sedan maupun hatchback dengan rentang harga yagn sama. Kegiatan ini mencoba mencari tahu siapa yang paling jauh dengan 50 liter bensin di tangki.
Produser TV Motoring 2008, Brad Diamond mengatakan cukup takjub dengan begitu jauhnya jarak yang bisa di tempuh beberapa mobil-mobil itu.
“Toyota Corolla yang paling jauh. Kami mengemudikannya selama 19 jam,” kata Diamond kepada CTV, Canada, Senin (28/7).
Menurutnya, para pengemudi takjub dengan begitu jauhnya mobil itu berjalan, bahkan setelah lampu indikator bensin menyala yang menandakan bensin dalam tangki sudah hampir habis. “Setelah lampu hidup, Corolla masih bisa menempuh jarak 188 km,” katanya.
Yang menarik dari tes ini adalah seluruh pengujian dilakukan di jalan umum. Mobil-mobil itu diperlakukan seperti mobil sehari-hari. Penyelenggara ingin menguji mobil itu dalam kondisi pengendaraan sehari-hari.
Sepanjang perjalanan, konvoy 13 kendaraan itu lebih sering di jalan tol dengan kecepatan 10 km di atas batas kecepatan. Cara ini membuat kelompok mobil tes bisa bergerak seiring aliran lalu lintas. Pengemudi juga menghindari mengerem mendadak dan hal-hal lain yang bisa merusak efisiensi mobil. Pengemudi saling bertukar mobil setiap 100 km. Menurut Diamond, pengemudi bahkan mengerem mobilnya ketka ada tupai di jalan.
Tes jalan ini membuktikan, pengemudi bisa mendapatkan mobil-mobil yang terjangkau dan irit bahan bakar. “Mereka tidak hanya tampil menarik, mereka bukan lagi econo-boxes lagi. Mereka nyaman,” ujar Diamond.
Menurut catatan Toyota Canada Inc., konsumen Canada dapat memilih empat model Toyota dengan efisiensi (kombinasi tol/kota) dibawah 7 liter/100 km, yaitu, Toyota Prius (4,1 L/100km); Toyota Camry Hybrid (5,7 L/100 km); Corolla (6,6 L/100 km(3)); Yaris (6,3 L/100 km). Jumlah ini lebih banyak dari merek-merek lain yang dipasarkan di Canada.
2008 Automotive Environmental Index dari JD Power and Associates mencatat, Toyota memiliki mobil ramah lingkungan paling banyak dalam Top 30, yaitu Camry Hybrid, Highlander Hybrid, Prius, Yaris, Matrix dan Corolla.
“Kami menyiapkan lebih banyak pilihan mobil yang membantu konsumen lebih jarang ke pompa bensin dan menghemat uangnya,” kata Stephen Beatty, Managing Director of Toyota Canada Inc. “Sekaligus meningkatkan safety dan kenyamanan berkendara,” tambahnya. (CTV.ca/CNW)

Teknologi Active Noise Control Lengkapi Mobil Hybrid




Cockpit Toyota Crown Hybrid
Tidak ada yang meragukan soal efisiensi bahan bakar Toyota Crown Hybrid. Sedan mewah ini menggabungkan kenyamanan sedan kelas atas dengan efisiensi luarbiasa dari mobil hybrid. Tapi mobil ini tidak luput dari problem.
Menggunakan teknologi hybrid seperti yang dipakai Lexus GS Hybrid, Toyota melakukan sedikit modifikasi mengejar efisiensi lebih tinggi lagi. Ternyata efek sampingnya, deru mesin bertambah tinggi.
Cara konvensional untuk mengatasi deru mesin yang masuk ke kabin adalah menambah insulator suara untuk membentengi kabin. Dan Toyota terkenal jago membuat mobil-mobil yang sangat senyap, seperti pada model-model Lexus maupun sedan-sedan kelas atas Toyota lainnya. Tapi Toyota tidak berhenti di situ saja. Para insinyur Toyota mengembangkan sistem baru yang disebut Active Noise Control.
Toyota Crown HybridActive Noise Control menggunakan tiga microphone yang dipasang di langit-langit mobil untuk mendeteksi deru mesin dan kemudian membangkitkan sinyal-sinyal dengan fase gelombang berlawanan (antiphase) dari tiga speaker. Dua speaker masing-masing di pintu depan kiri dan kanan, lainnya dari subwoofer dibelakang.
Sinyal gelombang antiphase ini menabrak gelombang suara dari mesin dan keduanya saling memusnahkan. Hasilnya, dengan sistem ini deru mesin yang masuk ke kabin berkurang 5 – 8 dB. Yang dirasakan penumpang, kabin bertambah senyap.
Prinsip kerja Active Noise Control memang mirip noise-canceling pada ponsel, tapi tidak sesederhana itu. Sistem akustik interior mobil membuat aplikasi prinsip itu tidak mudah. Tidak seperti ponsel, sistem dalam mobil tidak hanya berkaitan dengan noise yang ditimbulkan mesin dan system pemusnahnya, tapi juga gema yang memantul dari dinding interior mobil. Siasat Toyota terhadap kesulitan itu, merancang sistem yang memusnahkan gelombang mesin yang berada di sekitar kepala atau di ketinggian telinga penumpang.
Active Noise Control SystemUntuk sampai pada hasil rancang seperti itu, banyak data dikumpulkan Toyota, seperti jarak antara microphone dan kepala penumpang, jarak antara masing-masing speaker dengan kepala penumpang dan bentuk interior mobil.
Sistem ini akan selalu bekerja ketika mobil berjalan dan tidak bisa di on/off secara manual. Sistem ini juga tidak mengganggu suara musik di mobil.
Toyota Crown Hybrid juga dilengkapi dengan Night View untuk membantu pengemudi melihat lebih ‘jauh’ di kegelapan malam. Fitur lainnya adalah VDIM yang membantu pengemudi tetap stabil di jalurnya.

Template by :